Masukkan domain atau IP address yang ingin Anda periksa propagasi maupun hierarki Root DNS-nya.
Menelusuri delegasi langsung dari IANA Root Server dengan paket DNS non-rekursif (RD=0).
Siap Memeriksa DNS
Masukkan domain, pilih tipe record, lalu tekan Check Now.
| Lokasi / DNS Resolver | Hasil DNS | Status | Response |
|---|---|---|---|
| 🇺🇸 Google Public DNS | — | — | — |
| 🌐 Cloudflare DNS | — | — | — |
| 🇮🇩 Telkom Indonesia | — | — | — |
| 🇨🇭 Quad9 DNS | — | — | — |
| 🇺🇸 OpenDNS | — | — | — |
Last Checked
—Belum ada pemeriksaanAverage Response
—Waktu respons resolverTips
DNS propagation dapat memerlukan waktu hingga 24–48 jam, bergantung pada TTL, cache resolver, dan penyedia DNS. Gunakan Root Trace untuk cek langsung ke server otoritatif.Powered by
IndoBSDOpen Source for a Better TomorrowPlatform pemantauan dan analisis DNS global berkecepatan tinggi yang dibangun secara native menggunakan Go dan HTML5.
DNS Propagation Checker adalah perangkat analisa DNS komprehensif yang dirancang untuk memverifikasi propagasi record domain ke seluruh penjuru dunia secara instan. Berbeda dengan alat konvensional yang hanya mengandalkan API pihak ketiga, aplikasi ini ditenagai langsung oleh Native RFC 1035 Wire Format DNS Engine yang ditulis dalam bahasa Golang, mampu melakukan kueri biner UDP/TCP berkecepatan tinggi tanpa dependensi eksternal.
High Performance & SSE Real-Time
Hasil kueri disiarkan secara langsung detik demi detik menggunakan HTML5 Server-Sent Events (SSE) dan goroutine pool paralel berlatensi rendah.
28+ Global & ISP Indonesia
Memantau dari resolver internasional (Google, Cloudflare, Quad9, OpenDNS, Level3) serta ISP lokal Indonesia (Telkom Indonesia, Biznet, CBN).
Root DNS Traversal (RD=0)
Menelusuri rantai hierarki otentik dari 13 IANA Root Servers (.) ➔ TLD ➔ Authoritative Name Server layaknya dig +trace tanpa terdistorsi cache ISP.
Zero Dependency & Standalone
Dapat dijalankan sebagai binary mandiri dengan frontend HTML5 tersemat (//go:embed) maupun sebagai file DoH statis di browser.
Pertanyaan seputar cara kerja DNS, propagasi, TTL, dan penelusuran hierarki Root DNS.
Apa itu propagasi DNS dan mengapa membutuhkan waktu? ▼
Propagasi DNS adalah proses penyebaran pembaruan record DNS (seperti perubahan IP hosting atau Name Server) ke seluruh server resolver ISP di dunia. Saat Anda mengubah konfigurasi DNS, resolver yang sebelumnya telah menyimpan record domain Anda dalam cache akan tetap menyajikan data lama sampai durasi TTL (Time to Live) habis. Biasanya propagasi berlangsung antara beberapa menit hingga 24–48 jam tergantung nilai TTL yang disetel.
Apa perbedaan antara "Check Now" biasa dengan "Root Trace"? ▼
Check Now mengirim kueri rekursif (RD=1) ke puluhan Public Resolver di seluruh dunia untuk melihat apakah resolver-resolver tersebut sudah memperbarui cache mereka.
Sebaliknya, Root Trace mengirim kueri non-rekursif (RD=0) langsung ke 13 IANA Root DNS Server dunia (a.root-servers.net s/d m.root-servers.net), lalu mengikuti delegasi TLD hingga ke Authoritative Name Server resmi domain Anda. Root Trace memberikan kebenaran mutlak (Ground Truth) apakah konfigurasi di Name Server sumber sudah benar tanpa dipengaruhi cache perantara.
Tipe record DNS apa saja yang dapat diperiksa? ▼
Aplikasi ini mendukung seluruh record DNS standar industri: A (IPv4), AAAA (IPv6), CNAME (Canonical Name Alias), MX (Mail Exchange & Priority), NS (Name Server Delegation), TXT (SPF, DKIM, DMARC, Verifikasi), SOA (Start of Authority Serial/Refresh), PTR (Reverse DNS), CAA (SSL/TLS Issuance Policy), dan SRV (Service Records).
Bagaimana cara melakukan Reverse DNS Lookup (PTR)? ▼
Anda cukup memasukkan alamat IP (contoh: 8.8.8.8 atau 1.1.1.1) ke kolom input domain dan memilih tipe PTR. Sistem secara otomatis akan menormalisasi alamat tersebut ke format standar ARPA (seperti 8.8.8.8.in-addr.arpa untuk IPv4 atau ip6.arpa untuk IPv6).
Mengapa domain sudah bisa dibuka di perangkat saya tetapi masih gagal di resolver lain? ▼
Setiap ISP dan penyedia jaringan memiliki resolver lokal dengan jadwal kedaluwarsa cache masing-masing. Jika ISP Anda menggunakan resolver Google (8.8.8.8) yang cepat merefresh record, Anda mungkin langsung melihat perubahan. Namun, pengunjung yang memakai ISP lain mungkin masih memegang cache lama sampai TTL mereka selesai dihitung mundur.
Bagaimana cara mempercepat propagasi DNS saat migrasi server? ▼
Sebelum melakukan migrasi server atau pergantian IP, turunkan nilai TTL (Time to Live) record Anda menjadi nilai kecil (misalnya 300 detik / 5 menit) setidaknya 24 jam sebelum hari migrasi. Setelah migrasi selesai dan dipastikan stabil, Anda dapat mengembalikan TTL ke nilai standar (misal 3600 atau 86400 detik) untuk menghemat beban kueri.